JIKA KEBENARAN HARUS TUNDUK KEPADA HAWA NAFSU MEREKA, NISCAYA RUSAKLAH SELURUH LANGIT DAN BUMI SERTA ORANG-ORANG YANG ADA DI DALAMNYA (QS Al-Mukminun : 31)

Selasa, 10 Agustus 2010

0013 - 10 ALASAN MENGAPA PERLU MAKAN KURMA


Segala jenis makanan mulai terlintas di mata dan fikiran kita saat akan berbuka puasa. Beraneka makanan tersaji di setiap sudut keramaian. Demikian banyaknya banyak diantara kaum muslimin mengalami kebingungan dalam memilih.

Tetapi harus diingat, apapun makanan berbuka puasa pilihan kita, namun perlu dimulai dengan memakan kurma, walaupun hanya satu biji. Dalam arti, meskipun hidangan makanan cukup banyak, tapi dipandang tidak lengkap jika ridak ada buah kurma untuk tujuan mendapatkan pahala sunat.

Hadis riwayat Abu Daud dan Tirmizi, dari Sulaima bin Amir Adh-Dhabiyyi, sesungguhnya Nabi bersabda, “Apabila seseorang di antara kamu berbuka, hendaklah ia makan kurma. Jika tidak ada kurma, hendaklah ia berbuka dengan air kerana air itu adalah pembersih.”


Mengapa kurma ?

Sedikitnya ada 10 alasan mengapa kita perlu menjadikan kurma sebagai makanan utama saat berbuka puasa :

(1) Kurma adalah buah dari tumbuhan palma yg kaya dengan zat besi, kalsium, fosfor, sodium, potasium, vitamin A dan C serta niasin.

(2) Dari segi saintifiknya, kurma dikenali sebagai phoenix dactylifera L yang berfungsi untuk mengobati gangguan usus kronik dan mengatasi sembelit.

(3) Obat mujarab dalam pengobatan tradisional untuk mengatasi masalah insomnia, mengurangi batuk serta berbagai khasiat lainnya seperti disebutlan dalam 21 ayat al-Quran yang menyebut mengenai buah kurma.

(4) Menurut pendapat pakar kesehatan, buah kurma kaya dengan unsur zat besi dan kalsium yang sesuai untuk wanita hamil atau selepas melahirkan. Hal ini berasaskan wahyu yang diturunkan Allah SWT kepada ibu Nabi Isa yaitu Sayidatuna Maryam binti Imran supaya memakan buah kurma ketika beliau dalam keadaan lemah selepas bersalin.

Firman Allah : "Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu" (QS Maryam : 25).

Sabda Rasulullah SAW mengenai hal yang sama yaitu : “Beri makan buah tamar kepada isteri kamu yang hamil dan barangsiapa memakan buah tamar itu semasa hamilnya, maka anak yang lahir akan menjadi seorang anak penyabar dan bersopan santun, kerana makanan Siti Maryam ketika melahirkan Nabi Isa adalah buah tamar.”

(5) Unsur zat besi dan kalsium dalam buah kurma adalah unsur paling tinggi untuk membentuk air susu ibu. Bagi ibu yang mempunyai masalah kekurangan air susu, ia dapat diatasi dengan memakan buah kurma.

(6) Berperanan dalam pertumbuhan fisik anak, pembentukan darah dan sumsum tulang.

(7) Kajian yang dilakukan para pakar gizi membuktikan bahwa kurma adalah makanan paling mudah diproses sebagai sumber tenaga. Kurma akan segera dibakar dan disalurkan ke bagian anggota lain dan otak.

(8) Khasiatnya terbukti membantu memanaskan badan, mencerdaskan otak dan sangat baik dalam menunjang perkembangan tubuh anak.

(9) Dr Mahmud Nazim Al-Nasimy dalam buku Tempoh Mengandung Dari Segi Perubatan, Fiqhiyah Dan Perundangan, menyebutkan bahwa jus kurma dapat memperkokoh urat rahim pada bulan terakhir kehamilan dan membantu memudahkan proses kelahiran bayi. Jus kurma juga dapat mengurangi pendarahan, menguatkan organ rahim serta berfungsi menurunkan tekanan darah tinggi.

(10) Buah kurma juga membantu dalam melancarkan peredaran darah, memelihara ginjal, membersohkan hati dan membantu mengurangi pengeluaran darah ketika melahirkan.


Kurma, bukan saja baik untuk memelihara tubuh, tetapi juga menjadi sumber tenaga sepanjang hari. Sangat baik jika kurma dijadikan makanan rutin dalam hidangan harian karena manfaatnya yang besar bukan saja untuk berbuka puasa, tetapi juga bersahur. Dalam hadis yang diriwayatkan Ibn Hibban dan Baihaqi disebutkan : “Dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah SAW bersabda : Sebaik-baik makanan sahur bagi orang mukmin adalah kurma.”

Oleh karena itu, makanlah buah kurma, baik pada waktu berbuka maupun ketika bersahur. Orang yang memakannya, bukan saja memperoleh khasiatnya, tetapi juga mendapat pahala mengikuti sunnah Nabi SAW. Semoga kita mendapat berkah dalam melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadhan ini... Amiiin...



H. Akbar
http://arrafiiyah-arrafiiyah.blogspot.com/
http://kuluwasyrobuwalatusrifu.blogspot.com/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar